Review Lengkap Honda PCX

Honda PCX hadir sebagai rival dari Yamaha NMax. Di Indonesia sendiri, motor ini diniagakan dalam 3 pilihan.

Pertama PCX 150 – CBS yang dibanderol seharga Rp 29.843.000 dan varian kedua adalah PCX 150 – ABS dengan harga Rp 32.842.000 serta PCX Hybrid dengan harga Rp 43.293.000.

Motor ini sendiri dijual dengan 4 variasi warna yang berbeda, yaitu Briliant Black, Majestic Matt Red, Wonderful White, dan Sophiscated Matte Silver.

Nah, untuk kalian yang berniat membeli motor ini, yuk simak ulasannya terlebih dahulu.

Review Honda PCX

Honda memasarkan PCX 150 rakitan local. Dengan diproduksi di dalam negeri, banyak keuntungan yang bisa didapat konsumen.

Salah satunya adalah harganya yang lebih terjangkau dibanding PCX sebelumnya yang masih impor. Banderol resminya diumumkan 7 Februari 2018 mulai dari Rp 27,7 juta untuk varian CBS dan Rp 30,7 juta untuk PCX dengan rem ABS.

Tentu saja, akan menjadi tamparan keras untuk Yamaha NMax yang sudah terlalu lama mendominasi di kelas ini.

Dengan tampilan yang lebih mewah dari sebelumnya, Honda PCX menggunakan desain lampu depan dan belakang anyar yang sudah full LED.

Bodinya juga lebih gemuk dengan empat pilihan warna eksklusif. Kesan modern mencuat lewat penggunaan panel instrument digital, berlatar biru dan angka informasi berkelir putih.

Honda juga memberi berbagai fitur baru untuk skuter ini. Salah satunya adalah smart key system. Fitur yang ada di dashboar kanan Honda PCX, terintegrasi dengan tiga teknologi keyless.

Fitur

Struktur produksi local ini mendapat banyak fitur. Panel instrument digital untuk memberi informasi yang lebih jelas ke pengendara.

ISS agar konsumsi bahan bakar semakin irit. CBS dengan cakram belakang, mengoptimalkan pengereman.

System pencahayaan LED dirancang sebagai peningkat visibilitas saat berkendara. lampu hazard selaku tanda bahaya di perjalanan.

Belum selesai, PCX juga punya smart key system. Di dalamnya terintegrasi berbagai teknologi, seperti keyless ignition yang mamou mengaktifkan mesin tanpa perlu anak kunci.

Ada juga answer back system yang memudahkan pencarian kendaraan di lokasi parker. Teknologi terakhir yang masuk ke smart Key system adalah alarm untuk mencegah motor kalian diambil.

Desain

Honda PCX memang dirancang sebagai skuter elegan. Bodi bongsornya tidak dibalut grafis sama sekali, dan sengaja hanya di cat dengan berbagai pilihan warna eksklusif.

Tampilan elegannya juga didukung desain lampu depan serta belakang. Penggunaan ban lebar 100 / 80-14 depan dan 120 / 70-14 belakang yang menampilkan proporsi pas dengan tubuhnya.

Mesin dan Konsumsi BBM

Honda PCX rakitan local mengadopsi mesin milik Vario 150 eSP yang sudah diberi berbagai revisi. Kapasitasnya 149,3 cc, berkonfigurasi satu silinder SOHC dengan pendingin cairan.

System bahan bakarnya juga sudah injeksi (PGM-FI). Di atas kertas, jantung mekanis mampu PCX mampu mengelarkan torsi puncak 13,2 Nm pada 6.500 rpm dan tenaga maksimal 14,7 PS pada 8.500 rpm.

Sayangnya, performa itu tidak lebih baik dari rivalnya, Yamaha NMax. Meski begitu, Honda membuat pendistribusian tenaganya begitu halus, sehingga nyaman untuk dikendarai.

Soal keiritan, Honda berani mengklaim bahwa PCX local sanggup menghemat konsumsi bahan bakar sampai 45 Kpl.

Catatan irit tersebut diperoleh melalui metode pengetesan internal ECE R40 dengan standar Euro3. Motor ini juga mengaktifkan fitur idling stop system (ISS) selama pengujian.

Itulah ulasan lengkap mengenai motor unggulan dari Honda, PCX. Tertarik membelinya?

Leave a Reply