5 Motor Listrik di Indonesia, Mau Beli?

Sudah ada beberapa motor listrik Indonesia yang harganya tersedia di pasaran. Sebagian bahkan merupakan merk asal Indonesia yang mencoba peruntungannya di segmen kendaraan berbahan bakar non fosil ini.

Kualitas yang ditawarkan juga boleh diadu. Begitupun soal performa dan jarak tempuh yang bisa dibilang sudah memadai.

Namun selain lokal, produsen ternama juga tak luput meramaikan segmen motor listrik Indonesia beserta harganya.

Motor Listrik di Indonesia

Untuk harga, motor listrik di Indonesia bisa diperoleh dengan harga yang bervariatif. Ada yang cukup terjangkau ada juga yang harganya cukup tinggi.

Namun banderol tersebut sebenarnya sepadan dengan efisiensi dan minimnya perawatan yang dibutuhkan.

1.Viar Q1

Motor listrik ini bisa dibilang sebagai salah satu produk pertama yang sangat memadai. Viar Q1 pertama kali meluncur sebagai satu-satunya motor listrik yang menawarkan tampilan menarik serta kualitas yang menjanjikan karena didukung oleh Bosch.

Dynamo listrik yang digunakan menawarkan kecepatan maksimal sampai dengan 60 kpj sementara baterai yang digunakan bisa menjelajah sejauh 60 km.

Versi terbaru Viar Q1 bahkan bisa menampung dua baterai yang mendongkrak daya jelajahnya bisa lebih dari 100 km.

Untuk pengisian daya, Viar Q1 membutuhkan waktu sekitar 4 – 5 jam. Sedangkan harga motor listrik ini ditawarkan seharga Rp 18 jutaan.

2.Gesits

Gesits merupakan motor listrik yang memang buatan Indonesia. Gesits juga menawarkan desain yang sporty dan kekinian.

Performa gesits juga sangat menjanjikan dengan kecepatan puncak mencapai 70 kpj. Sementara daya jelajahnya bisa mencapai 100 km denga penggunaan dua baterai.

Waktu pengisian dayanya juga relatif singkat karena hanya memakan waktu sekitar 3-4 jam. Untuk kenyamanan, Gesits memiliki tiga mode berkendara, yakni eco, urban dan performa.

Selain itu motor listrik ini juga telah dibekali speedometer digital dengan tampilan layar cukup lebar. Tapi soal harga, motor ini punya banderol lumayan. Gesits ditawarkan dengan harga di angka Rp24,9 juta.

3.Elvindo Rama

Perusahaan yang bermarkas di Tangerang ini membuat motor Elvindo Rama dengan dibekali oleh dynamo listrik berdaya maksimal 1000 watt.

Kecepatan puncaknya bisa mencapai 60 kpj. Untuk daya jelajahnya, motor ini menjanjikan jarak tempuh sampai dengan 65 km.

Sedangkan untuk tampilan, Elvindo Rama desainnya terbilang moderat. Namun bagian menariknya ada pada harga yang ditawarkan. Pasalnya Elvindo Rama dibanderol dengan harga di angka Rp13 jutaan saja.

4.Selis E-Max

Selis lebih dikenal sebagai produsen sepeda listrik. Namun, seiring meningkatnya tren motor listrik, produsen lokal ini juga tak mau kalah.

Namun Selis sendiri sebenarnya sudah sejak lama memiliki motor listrik. Tetapi kali ini produk yang diangkat adalah Selis E-Max.

Motor ini dibekali dinamo listrik dengan daya mencapai 1.200 watt. Kecepatan maksimalnya berada di kisaran 50 kpj. Sementara baterai dengan daya 60 volt 20 Ampere yang diusungnya menawarkan daya jelajah sejauh 50 km.

Untuk pengisian daya, motor listrik ini membutuhkan waktu sekitar 4-5 jam. Sedangkan soal harga, Selis E-Max banderolnya cukup lumayan karena ditawarkan dengan harga di angka Rp15,5 juta.

Walaupun cukup mahal, namun tentu saja harga yang ditawarkan akan sangat berbanding lurus dengan fasilitas yang diberikan.

Selain itu, motor listrik juga pasti bisa meningkatkan kepercayaan diri penggunanya.

Itulah 4 motor listrik di Indonesia beserta dengan harga yang dibanderolnya, ada yang bisa tebak apa motor ke 5? Semoga artikel ini bermanfaat.

Review Honda ADV 150

Honda ADV 150 terbaru ini memiliki harga yang sedikit meleset dari ekspetasi. Dari penelusuran berbagai forum otomotif, banyak yang beranggapan bila harga ADV150 ini nyaris menembus angka Rp40 juta.

Namun ternyata, PT Astra Honda Motor menjualnya seharga Rp33,5 juta untuk tipe CBS-ISS dan Rp36,5 juta untuk ABS – ISS.

Nah, untuk kalian yang berencana membeli motor satu ini, alangkah baiknya jika kalian mengetahui terlebih dahulu review dari para penggunanya. Yuk simak di bawah.

Review Honda ADV 150

Kazuya Minowa selaku Large Project Leader Honda ADV150 menyebut bila skuter ini memang dibangun dari basis PCX.

Ubahannya sebatas desain, penyesuaian rangka belakang, lalu karakter mesin dengan torsi lebih besar pada putaran bawah. Ubahan ini dilakukan karena ADV150 memiliki desain semi off road.

Skuter ini bukan benar-benar bisa digunakan untuk adventure lho. Menurut Johannes Loman selaku Executive Vice President PT AHM, ADV150 hanya mengadopsi gaya dari X-ADV. “Ini versi kecil dari X-ADV,” ucapnya usai peluncuran.

Postur ADV 150

Ground clearance yang dimiliki motor ini tinggi dan memiliki tangka di bagian tengahnya. Sehingga posisi duduk tinggi dengan pandangan yang leluasa di depan tanpa banyak terhalang visor. Desain jok yang berlekuk-lekuk ini juga pas di bokong untuk bersandar.

Panel instrumen juga bisa terbaca dengan jelas pada speedometer LED jenis inverted ini. ADV150 memiliki jarak terendah dengan tanah setinggi 165 mm.

Rem ADV 150

Dengan dukungan double disc brake, maka pengereman menjadi pakem dan fitur CBS memudahkan pengendara ketika rem mendadak. Banyak orang mengaku kesulitan soal fitur ini karena tidak bisa mengimbangi rem saat rem mendadak hingga membuat ban terkunci.

Padahal, filosofi rem CBS ini meniru mobil. Pengendara kadang hanya perlu menarik salah satu tuas saja apabila mengerem. Rem akan bekerja pada roda depan dan belakang secara bersamaan.

Ketika dicoba untuk hard braking, titik pengereman dari ADV150 cukup tepat. Trik agar rem tidak sampai terkunci yaitu gunakan cara lepas-tarik dan gunakan kedua tuas (depan-belakang).

Apabila rem sudah ditarik maksimal dan roda terasa mulai mengunci, segera lepaskan kedua tuas rem dan tarik lagi secara halus.

Motor pun bisa berhenti sesuai keinginan dan tidak sampai kejadian roda terkunci. Alhasil, deselerasi motor pun bisa makin optimal.

Suspensi ADV 150

Shockbreaker sub-tank dari Showa di belakang ini karakternya empuk dengan jarak main yang jauh. Untuk boncengan pun tidak ambles dan suspensi tetap bisa mengayun lembut.

Suspensi depan juga karakternya lembut tapi dengan rebound atau tendangan balik yang lambat. Tujuannya, supaya handling motor tetap stabil dan tidak limbung. Ketika melewati titik polisi tidur, sangat terasa ayunan suspensi tidak membuat pinggang linu.

Karakter busa pada ADV ini tidak terlalu empuk. Kemudian, kulit joknya itu licin, seperti sudah menjadi ciri khas karena ini juga sering terjadi pada motor Honda lainnya. Ini jelas mengurangi kenyamanan pengendara atau boncengers karena bokongnya cepat panas.

Itulah review lengkap dari Hnda ADV 150 terbaru milik Honda. Spesifikasi ini sudah cukup mumpuni untuk menjelajah di akhir pekan.

Sekalipun bukan motor adventure beneran, tapi performa mesin dan karakter ban sudah cukup mendukung apabila skuter ini diajak main ke kawasan pedesaan di pegunungan. Selain itu, Honda belum punya rival di segmen yang ditempati ADV150.

Kelebihan dan Kekurangan Honda Genio, Sudah Tahu?

Honda Genio merupakan motor modern yang mirip Scoopy yang baru saja diluncurkan. Namun, harganya jauh lebih murah dan bisa dibilang motor ini merupakan adik dari Scoopy.

PT Astra Honda Motor (AHM) selaku produsen tak khawatir Genio ini ‘memakan’ pasar sang kakak. Begitu pula dengan line up kelas bawah lain berbekal mesin 110 cc, Honda BeAT Series dan Honda Vario 110 cc.

Secara harga, memang Honda Genio berada di antara kedua kakaknya. Namun, skutik baru ini diklaim memiliki kelebihan dibanding kedua kakaknya tersebut.

Nah, untuk kalian yang berencana membeli motor ini, yuk simak kelebihan dan kekurangan yang mereka miliki.

Kelebihan

Honda Genio tampil dengan desain yang lebih segar serta tampang yang berbeda. Walau sekilas mirip dengan Scoopy tarutama di bagian depannya, namun Genio memiliki desain lampu datar dan lampu LED.

Sementara Scoopy di desain membulat walaupun kombinasi terpisah antara lampu utama dan sein tetap dianut oleh Genio.

Skutik ini menyajikan fitur-fitur cukup bernilai sebagai produk entry level. Seperti panel meter yang sudah digital yang menyajikan info kecepatan, kapasitas BBM dan sudah dilengkapi eco indicator untuk memandu berkendara agar lebih efisien.

Genio juga tersedia dalam 2 pilihan, yaitu CBS (combi brake system) dan CBS-ISS (idling stop system). CBS terkait dengan sistem pengereman yang terletak pada tuas rem kiri.

Dengan menekannya, maka rem depan dan belakang bekerja otomatis. Sementara fitur ISS terletak pada area stang bagian kanan. Perangkat ini sudah umum terdapat pada model BeAT maupun Vario.

Rumah kuncinya sudah berpengaman dan disediakan juga tombol untuk membuak bagasi. Di bawahnya ada dua buah ruang penyimpanan yang cukup luas serta hooker (gantungan).

Akomodasi barang bawaan juga didukung oleh ketersediaan bagasi 14 liter. Kalian bisa menyimpan tas kecil serta jaket atau sarung tangan tipis.

Selain itu, Genio juga menyediakan soket power outlet untuk mengisi ulang baterai smartphone. Namun, butuh konektor tambahan karena belum USB. AHM sendiri mengatakan, keberadaan fitur di bawah jok ini aman untuk konsumen Genio.

Handlingnya juga cukup asik apalagi saat dikendarai pada kondisi lalu lintas padat. Kaori Kaneko, salah satu tim peracik Genio mengatakan, skutik ini tak hanya menawarkan desain modern dan stylish. Tapi, pemiliknya juga bisa merasakan kenyamanan selama berkendara.

Ketika menjajalnya, kami merasakan begitu mudah melalui area zig zag hingga u-turn. Sasis berteknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) yang baru pertama kali diterapkan, memberi banyak ubahan dalam hal pengendalian.

Tentu karena bobotnya yang ringan. Sebagai perbandingan, BeAT punya berat 93 kg (tipe CBS-ISS), Genio CBS-ISS 90 kg. Catatan, dimensi keduanya tidak berbeda jauh. Kombinasi antara bentuk jok, stang serta pijakan kaki juga menjadi salah satu faktor kenyamanan dalam mengendarainya.

Kekurangan

Skutik seharga 17 jutaan ini juga memiliki kekurangan. Bisa dilihat pada tuas rem bagian kiri yang dilengkapi kunci pengaman. Sejatinya, fitur ini bisa dimanfaatkan ketika berhenti di tanjakan.

Namun, pengoperasiannya baru optimal jika dilakukan dengan dua tangan. Selanjutnya, lampu belakang Honda Genio juga belum LED.

AHM memaparkan hal baru juga bisa dirasakan pada sektor performa. Mereka mengaku Genio menggunakan mesin eSP terbaru.

Genio punya rasio kompresi 10:1. Tenaganya yang dihasilkan 8,8 Tk di 7500 rpm dan torsi 9,3 Nm di 5500 rpm. Namun, saat merasakan akselerasinya, Genio terasa lemas di putaran bawah.

Nah, iutlah kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh Honda Genio. Kamu tertarik beli?

Review Lengkap Honda Vario 150

Honda Vario merupakan skutik pertama PT Astra Honda Motor yang dipasarkan di Indonesia. Motor ini sudah ada sejak September 2006 dan terus berevolusi sampai sekarang.

Salah satu hasil evolusinya adalah Vario 150 yang memiliki ciri khas penampilan yang eksklusif dan premium. Hal ini bisa dilihat dari kehadiran lambing sayap Honda dan tulisan Vario 150 berdesain 3 dimensi.

Kalian bisa memilihnya dalam beberapa warna, yaitu exclusive matte blue, exclusive matte brown, exclusive black metallic, exclussive matte black, dan exclusive pearl white.

Nah, untuk kalian yang berencana membeli motor Honda Vario 150 ini, taka da salahnya untuk melihat terlebih dahulu review di bawah ini.

Review Honda Vario 150

Vario 150 sekarang dihargai Rp 21,175 juta (OTR Jakarta). Warna yang disajikan pada seri 2017 ini ada empat, yaitu exclusive black matte, exclusive pearl white, exclusive matte blue dan exclusive matte brown.

Desain Honda Vario 150

Motor ini memiliki garis-garis desain tegas di keseluruhan bodinya. Hal ini ditunjang dengan kehadiran knalpot yang sudah dibekali sporty muffler, dan juga radiator dengan cover.

Hal ini membuat sosoknya terlihat sangat agresif untuk sebuah skutik. AHM juga memberikan balutan warna-warna eksklusif agar tampilannya berbeda dari para kompetitornya.

Di malam hari, aura agresifnya semakin terasa. Ada desain lampu depan dual keen eyes LED yang sangat menarik perhatian. Membuat siappaun akan menoleh ke arahnya.

Dari segi dimensi, skutik ini juga begitu kekar. Bannya cukup lebar. Menggunakan ukuran depan 80 / 90 – 14 tubeless dan belakang 90 / 90 – 14 tubeless. Membuat sosoknya jauh lebih gagah dari skutik lain.

Ada juga tujuh pilihan aklsesori tambahan, jika kalian masih merasan tampilannya belum sempurna. Pilihannya mulai dari air clear garnish, side body garnish, muffler garnish, radiator garnish, front steering garnish, headlight garnish, dan rubber step floor.

Sayangnya, Vario 150 ESP adalah belum didukung oleh instrumen cluster full digital. AHM hanya menyematkan fitur digital, pada bagian kecil di bawah instrumen clusternya saja.

Sementara speedometer masih analog. Hal tersebut tentunya sangat menggangu keseluruhan desain dari skutik ini, yang ingin dicap sebagai kendaraan premium.

Mesin & Konsumsi BBM Vario 150

AHM memberikan mesin berkapasitas 149,3 cc 4 langkah SOHC dengan pendingin cairan. Mesin ini sanggup menghasilkan torsi puncak 12,8 Nm pada 5.000 rpm dan tenaga maksimal 12,4 hp. Kemampuan yang cukup baik untuk ukuran skutik.

AHM mengkombinasikan mesinnya dengan transmisi CVT. Alhasil, Vario 150 diklaim sanggup berakselerasi dari posisi diam sampai 200 meter dalam waktu 11,94 detik saja.

Skutik berbobot 109 kg juga diklaim irit konsumsi bahan bakar. Dengan mesin yang telahh dibekali ditur idling stop system.

Fitur yang memungkinkan mesin motor mati secara otomatis, jika kendaraan berhenti lebih dari tiga detik. Catatan konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 52,9 kpl.

Pengereman Honda Vario 150

Dari sisi keselamatan skutik ini memang belum dibekali dengan Anti-lock Braking System (ABS), namun AHM menghadiahinya dengan combi brake. Fitur tersebut diklaim mampu menghadirkan pengereman yang lebih nyaman dan optimal.

Cukup menarik tuas rem kiri saja, maka roda depan dan belakang akan mengatur pengereman bersama-sama. Efeknya jarak pengereman menjadi lebih pendek, dibandingkan rem biasa.

Itulah review lengkap mengenai Honda Vario 150. Setelah mengetahui review ini, apakah kalian berniat membelinya?

Review Yamaha FreeGo S ABS, Jok Luas Dengan Penampilan Kece Abis

Yamaha FreeGo memiliki pilihan mesin Petrol di Indonesia. Motor ini hadir dalam 6 varian. Skuter ini juga ditenagai dengan dua pilihan mesin petrol berkapasitas 125 cc.

FreeGo tersedia dengan transmisi Automatic tergantung dari variannya. Motor ini adalah scooter 2 seater dengan panjang 1905 mm, lebar 690 mm, dan wheelbase 1275 mm.

Nah, untuk kalian yang berminat membeli motor ini, ada baiknya kalian mengenal lebih dalam dulu mengenai motor masa depan kalian ini. Yuk simak di bawah.

Review Yamaha FreeGo S ABS

Dengan tagline “The Amazing Matic” mungkinkan Yamaha berhasil membuat produk yang memang luar biasa?

Dari 3 warna yang ada, mereka dibedakan oleh beberapa fitur kunci. Yang paling basis dibanderol sebesar Rp 18,5 juta.

Di atasnya ada tipe S dengan harga Rp 19,7 juta yang sudah dilengkapi dengan keyless dan stop start system (SSS).

Tipe tertinggi, S ABS dijual dengan harga Rp 22,5 juta yang dilengkapi dengan Antilock Brake System (ABS) di roda depan saja. Di bawah ini, kami akan membahas mengenai varian tertinggi, S ABS.

Fitur dan Teknologi

Fitur mereka bisa dibilang melimpah. Ada lampu utama yang menggunakan LED, dan lampu senja berwarna kuning dari bohlam.

Di malam hari. Intensitas cahaya lampu utamanya mirip dengan skutik sekelasnya yang dibekali LED. Saat hujan visibilitasnya tak sebaik dengan lampu sorot kuning.

Lampu belakangnya juga masih menggunakan bohlam namun ditambah dengan desain yang keren serta mewan dengan ornament kroom di balik lampu.

Speedometer nya hanya sebesar 6 cm x 4 cm saja namun sudah full digital dengan latar biru. Informasi yang dimuat ada kapasitas bensin di kiri dan konsumsi bensin real time di kanan dalam bentuk balok, sama seperti yang ada di NMAX.

Di tengahnya ada speed meter dengan beberapa informasi di bawahnya, seperti odometer, tegangan aki, dan trip meter.

Di bagian kanan serta kiri speedometer terdapat lampu indicator pendukung seperti keyless, sein, high beam, ABS, SSS, dan check engine.

FreeGo memiliki tangki bensin berukuran 4,2 liter yang berada di sisi kiri. Posisi ini memudahkan saat pengisian bensin karena tak perlu membuka jok.

Sementara sisi kanan memiliki kontak serta power outlet untuk mencharge smartphone kalian. Jika kalian membawa barang belanjaan, di tengah bawah setang terdapat gantungan yang bisa kalian isi.

Jika butuh tempat yang lebih luas, jok di dalam motor juga memiliki kapasitas 25 liter atau setara dengan Aerox 155.

Bagasi sebesar ini bisa digunakan untuk menampung helm full face lengkap dengan peralatan berkendara lainnya. Fitur unggulan lainnya adalah Smart Key atau keyless lengkap dengan answer back system.

Ada juga ABS 1 Channel yang bisa melakukan hard braking di jalan basak jadi tak perlu takut slip. Kinerjanya cukup halus dan gak mengagetkan jari kanan.

Riding Position & Handling

Walau terlihat kecil, namun jok motor ini sangat panjang emncapai 895 mm. tinggi joknya hanya 778 mm namun permukaannya lebar karena pengendara berpostur 170 cm bisa dengan mudah menapakkan kaki.

Busa jok nya juga cukup tebal dan emjpuk. Deknya terbilang luas dan setannya memiliki bentuk yang tak terlalu menekuk ke dalam sehingga berkesan lebar.

Kaki-kakinya menggunakan velg ring 12 inci dengan lebar 2,50 x 123 depan dibalut ban 100 / 90 – 12 dan lebar 2,75 x 12 belakang dengan ban 110 / 70 – 12 yang sudah tubeless.

Itulah review mengenai motor Yamaha terbaru, FreeGo S ABS. gimana? Tertarik membelinya?

Review Motor Benelli TRK251

Benelli TRK 251 baru diperkenalkan pada saat debut global di Bali pada 2018. Namun, pada 2019 akhir tahun barulah motor ini resmi dijual.

Motor ini dibanderol cukup murah, Rp 51 juta OTR Jakarta dimana harga ini bisa dibilang merupakan harga yang paling ekonomis di antara kompetitor.

Review Lengkap Benelli Terbaru

Menariknya, titel ekonomis tak membuat ia memiliki banyak kekurangan. Justru beberapa aspek malah dinilai lebih unggul.

Salah satunya adalah bekalan suspense upside down 41 mm yang tak dimiliki Kawasaki Versys sebagai pesain utama.

Pengendaliannya semakin solid sebab redaman inverted fork, apalagi bertabung besar dikenal lebih baik daripada teleskopik.

Di belakang, suspesni tungga milik TRK juga dapat diatur level preload nya, mudah disesuaikan kebutuhan pengendara.

Area pencahayaan turut menjadi bagian mencolok. Sinar cahaya keluar dari lampu proyektor LED. Hasilnya, arah sorotan harusnya semakin focus jikaq dibandingkan reflector.

DRL turut menghiasi bagian atas lampu utama. Sementara tail light dan sein juga dilengkapi LED. Selain kelengkapan penunjnag, TRK tak kalah hebat dari yang lain.

Namun, mengenai dapur pacu, sepertinya ia harus berbesar hati menerima kekalahan. Lantaran mesin satu silinder 250 cc melontarkan tenaga 25,5 Hp / 9.250 rpm dan torsi 21 NM / 9000 rpm.

Timpang dengan CRF250 Rally dan Kawasaki Versys, utamanya daya kuda. Deruman suara juga kurang gahar, karena hanya satu piston.

Fitur Benelli TRK 251

Motor ini memiliki kelengkapan fitur menunjang. Seperti pada pencahayaan, ia hadir dengan komponen-komponen modern.

Cahaya bukan lagi dipancarkan lewat reflector melainkan bertipe proyektor LED atau Benelli menyebutnya BI Lens.

Kualitas penerangan ala diode tak perlu diragukan lagi, ditambah titik sorot cahaya bakal lebih focus. DRL di atas lampu utama juga menghias tampang motor, sekaligus berfungsi sebagai penanda di siang hari.

Bukan hanya di depan, cahaya sein, sampai tail light sepenuhnya sudah LED. Panel instrument juga sudah full digital. Display layar negative menunjukkan data-data dengan jelas dan lengkap.

Posisi gigi, suhu mesin, dua trip bmeter, odometer, putaran mesin, waktu,  fuel meter, serta sensor penting lain tertera.

Kecepatan dan jarak tempuh juga bisa diganti menjadi kph atau mph khas motor pasar Eropa. Sayangnya, tak terlihat penghitung konsumsi bahan bakar.

Sisanya standar. Area saklar hanya untuk mengoperasikan hal fundamental. Belum ada perangkat elektronik cangiih seperti riding mode, control traksi, cruise control, atau hal-hal sejenis.

Namun bukan berarti payah, sebab rivalnya juga tak sanggup menyajikan fasilitas semacam ini. Penunjang jalan jauh motor ini sudah disiapkan matang. Windshield tinggi menjadi komponen bawaan standar.

Bahkan disangga pipa besi nan kokoh, terpasang pada area fort. Sayangnya, posisinya paten sehingga tak bisa diatur ulang. Sementara di belakang, behel panjang dengan tulang tebal siap dijadikan bracket box hardcase.

Desain Benelli TRK251

Desain pada bagian moncongnya seakan menjadi identitas motor tualang. Posisi tepat di bawahh lampu utama, menyambung dengan panel samping. 

Sekilas, motor ini tampak sedikit mirip dengan Ducati Multistrada. Area tangka, samping belakang, serta buritan lebih banyak dipahat mengotak.

Pas dengan karakter tangguh TRK. Apalagi ada tambahan besi di buntut belakang, rangka teralis yang dipertontonkan, serta upside down kekar menambah aura jantan motor Cina berdarah Italia ini.

Dimensinya tergolong besar. Panjang motor sampai 2070 mm, lebar 820 mm, serta tinggi 1,300 mm. sementara jarak sumbu rodanya 1.390 mm dan berat terisi 176 kg.

Itulah review lengkap mengenai motor terbaru, Benelli TRK251. Tertarik membelinya?

Daftar Motor Retro Terbaik 2020

Saat ini, ada banyak sekali jenis motor retro keluaran terbari yang dijual di pasaran. Setiap motor retro pastinya telah dibekali dengan spesifikasi yang lebih berkualitas dibanding jenis motor desain retro keluaran sebelumnya.

Retro merupakan motor dengan desain klasik serta tampilan yang menawan dan futuristic. Menariknya, saat ini ada banyak sekali model motor retro yang juga dihadirkan oleh produsen motor kenamaan dunia seperti Honda, Kawasaki, dan lain-lain.

Rekomendasi Motor Retro Terbaik

Walau dari segi tampilannya cukup klasik, namun motor retro keluaran terbaru ini dibekali dengan beragam fitur canggih. Tak heran jika harga yang dibanderol cukup mahal.

Nah, untuk kalian yang ingin membeli atau menambah koleksi motor kalian di rumah, di bawah ini ada rekomendasi motor  klasik terbaik yang bisa kalian jadikan bahan pertimbangan.

1.Honda Rebel CMX 500

Brand terkenal asal Jepang, Honda memiliki motor Honda Rebel CMX 500 yang hadir dengan model motor gede yang kental akan nuansa cruiser dan juga retro.

Dimana motor ini dibekali dengan mesin pararel tein berkapasitas 471 cc dan mampu menghasilkan tenaga 47,2 dk pada 8500 rpm serta torsi 45,8 Nm yang mampu dirai pada putaran 5500 rmp.

Selain itu, motor ini menggunakan velg palang kipas ring 16 dan dibalut dengan ban merk Dunlop berukuran 130 / 9 pada bagian depan dan 150 / 80 pada ban bagian belakang.

Harga motor ini sendiri dibanderol cukup mahal, yaitu sebesar Rp 147 jutaan.

2.Honda Super Cub C125

Tak hanya memproduksi berbagai jenis motor sport Honda, Honda juga memiliki motor retro jenis lain, yaitu Honda Super Cub.

Motor satu ini pastinya sudah tak nasing lagi bagi kalian pecinta motor klasik dengan desain retro. Honda Super Cub ini hadir dengan mesin berkapasitas 125 cc injeksi SOHC yang mesih menggunakan pendingin udara kemudia memiliki transmisi 4 percepatan.

Harganya sendiri yang paling murah adalah sebesar Rp 34 jutaan.

3.Kawasaki W175

Motor ini pertama kali diluncurkan di ajang Kawasaki Bike Week 2017 lalu. Bisa dibilang, motor ini memiliki tampilan retro ala motor inggir era 70 an yang cukup kental.

Motor yang satu ini kabarnya dibanderol dengan harga Rp 30 jutaan.

4.Kawasaki W250

Kawasaki W250 merupakan identitas baru dari Kawasaki Esterlla 250. Sama dengan namanya, motor ini juga telah dibekali mesin 250 cc injeksi pendingin udara dengan ubahan emblem pada tangki bahan bakarnya.

Harganya sendiri cukup mahal, yaitu sekitar Rp 72 jutaan.

5.Kawasaki Z900RS

Lagi-lagi, Kawasaki meluncurkan motor berpenampilan sport naked yang tentunya khas dengan nuansa retro ditambah lagi memiliki garis khas motor legendary dari Kawasaki, yaitu Z1 yang diluncurkan pada 1972.

Harga dari motor ini sendiri dibanderol dengan harga Rp 270 jutaan.

6.Moto Guzzi V7

Pabrikan asal Italia memang dikenal selalu menghadirkan motor-motor dengan spesifikasi yang berkualitas dan juga kental akan nuansa klasik, seperti motor satu ini.

Moto Guzzi V7 memiliki gaya retro yang kabarnya akan menginspirasi dari desain motor-motor pada tahun 1921 silam.

Dibekali dengan spesifikasi dan fitur model terbaru, tak heran motor ini dibanderol seharga Rp 350 jutaan.

Itulah 6 motor klasik terbaik yang bisa kalian beli sebagai penambah koleksi kalian. Dari daftar di atas, ada kan motor yang kalian suka?